Latihan Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013: Lebih Dekat dengan Allah Swt yang Sangat Indah Nama-Nya


A. Kompetensi Inti (KI)
  1. KI-1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
  2. KI-3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata
  3. KI-4. Mencoba, mengolah, dan menyajikan, dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang dalam sudut pandang/teori)
B. Kompetensi Dasar (KD)
  1. Beriman kepada Allah Swt
  2. Memahami makna al-Asma'ul-Husna: al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’, al-Basir
  3. Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-Asma'ul-Husna: al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’, al-Basir
C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
  1. Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait dengan iman kepada Allah
  2. Menyebutkan pengertian al-Asma'ul-Husna: al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’, al-Basir
  3. Menjelaskan makna al-Asma'ul-Husna: al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’, al-Basir
  4. Mengidentifikasi perilaku beriman kepada Allah
  5. Melaksanakan perintah Allah atas dasar iman kepada Allah
  6. Mencontohkan perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-Asma'ul-Husna: al-‘Alim, al-Khabir, al-Sami’, al-Basir
Adapun contoh Latihan soalnya sebagai berikut :

Related Posts:

Contoh Aplikasi Administrasi Kelas Tahun Ajaran 2016-2017 File Microsoft Excel

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/contoh-aplikasi-administrasi-kelas.html

Contoh Aplikasi Administrasi Kelas Tahun Ajaran 2016-2017 File Microsoft Excel. Contoh aplikasi ini adalah file yang berisi Aplikasi Lengkap yang berfungsi untuk pengolahan data Administrasi Kelas yang dapat digunakan oleh semua jenjang sekolah Tahun Ajaran 2016-2017 dengan Format Microsoft Excel.
Berikut Contohnya :
=

Demikian Contoh Aplikasi Administrasi Kelas Tahun Ajaran 2016-2017 File Microsoft Excel, semoga berguna dan bermanfaat.

Referensi : operatorsekolah.com/2016/09/aplikasi-lengkap-administrasi-kelas.html

Related Posts:

RPP Matematika Himpunan Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 File Microsoft Word

RPP Matematika Himpunan Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 File Microsoft Word. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau disebut juga RPP adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Maka ringkasnya RPP adalah rencana operasional kegiatan pembelajaran setiap atau beberapa KD dalam setiap tatap muka di kelas. Lingkup RPP paling luas mencakup satu Komptensi Dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk satu kali pertemuan atau lebih.

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/rpp-matematika-himpunan-kelas-7.html
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran harus berupa kegiatan konkret setapak demi setapak yang dilakukan oleh guru di kelas dalam mendampingi peserta didik. Satu hal yang amat penting dalam penyusunan RPP adalah bahwa kegiatan pembelajaran harus diarahkan agar berfokus pada peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pendamping, fasilitator. Artinya, ketika guru memilih pendekatan, metode, materi, pengalaman belajar, interaksi belajar mengajar harus memungkinkan peserta didik berinteraksi dan aktif, sedang guru memfasilitasi dan mendampinginya.

Dalam postingan kali ini kami akan memberikan Contoh RPP Matematika Himpunan  Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013  revisi terbaru tahun 2016 dalam bentuk file microsoft word, dan berikut contohnya :

Keterangan:
Untuk download file ini tetap sama, silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

Komponen RPP terdiri atas:
  1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan
  2. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
  3. Kelas/semester;
  4. Materi pokok;
  5. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
  6. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
  7. Kompetensi Dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
  8. Materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
  9. Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
  10. Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
  11. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
  12. Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
  13. Penilaian hasil pembelajaran.
Baca juga untuk postingan selanjutnya Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013.

Related Posts:

Seni Budaya Kelas 7 Kurikulum 2013 : Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda

Seni Budaya dalam Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran, sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

Alur Pembelajaran Seni Budaya Kelas 7 Kurikulum 2013 Bab 1 yakni Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda yang meliputi :
  • Pengertian Menggambar
Gambar merupakan bahasa yang universal dan dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Gambar sudah dikenal masyarakat sejak zaman purba. Pada saat itu, gambar sering dihubungkan dengan aktivitas manusia dan roh leluhur yang dianggap memberi keberkahan dan perlindungan. Bagi manusia purba, gambar tidak sekadar sebagai alat komunikasi untuk roh leluhur saja. Gambar dapat juga memberikan kekuatan dan motivasi untuk dapat bertahan hidup. Menggambar merupakan aktivitas mental dan fisik yang dituangkan dalam bentuk goresan tangan, pada media dua dan tiga dimensi. Dengan menggunakan imajinasi dan perasaan melalui alat gambar seperti: pensil, bolpoin, krayon, dan alat lain yang dapat digunakan untuk menulis. Menggambar dapat juga diartikan sebagai bentuk kegiatan seni rupa yang melibatkan gagasan dan imajinasi dalam media dua dan tiga dimensi dengan memperhatikan proporsi, komposisi, keseimbangan, dan gelap terang.
  • Objek Menggambar
Menggambar tidak terpaku pada satu macam objek saja tetapi bisa mengambil dan menyusun objek gambar sesuai dengan imajinasi dan perasaan. Objek gambar bisa diambil dari alam seperti flora (tumbuhan), fauna (hewan), dan bentuk-bentuk alam benda yang dibuat manusia atau benda yang sudah ada sebelumnya di alam seperti batu, air, dan awan.
  • Komposisi
Penempatan objek gambar sebenarnya dapat disusun sesuai dengan keinginan dan kreativitas yang kamu miliki. Sebelum objek gambar dibuat, sebaiknya kamu menentukan jenis benda yang akan digambar. Benda yang lebih besar tidak boleh menutupi benda yang lebih kecil. Komposisi dalam menggambar dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu: simetris dan asimetris. Komposisi simetris apabila objek yang akan digambar memiliki proporsi dan keseimbangan bentuk yang sama juga disusun sama. Komposisi asimetris jika objek gambar memiliki proporsi bentuk yang sama, tetapi keseimbangan
berbeda, namun tetap memperhatikan keseimbangan dan keindahan.
  • Teknik
Proses menggambar sebenarnya dapat kamu mulai dengan cara yang sangat sederhana dan mudah dilakukan. Biasakan sebelum
menggambar buatlah sketsa terlebih dahulu agar gambar memiliki komposisi, proporsi, dan keseimbangan yang baik. Beberapa tahapan yang harus dilakukan pada saat menggambar sebagai berikut.
1. Mengetahui bentuk dasar dari objek yang akan digambar
2. Mengetahui bagian-bagian dari objek gambar
3. Menyusun atau menyambung bagian perbagian menjadi gambar yang utuh
4. Memberikan dimensi gelap terang baik hitam putih atau berwarna
5. Memberi kesan untuk latar belakang
Pertama kali menggambar sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa untuk memiliki kemiripan bentuk sesuai dengan objek yang digambar. Kamu harus berlatih dan sabar sampai menguasai bentuk dasar bagian-bagian dari objek yang digambar. Mulailah berlatih dari bentuk flora, fauna, dan benda buatan manusia yang paling sederhana dan bisa digambar.

  • Alat dan Media Gambar

Sebagai sarana belajar menggambar, alat dan media memiliki banyak variasi dan macamnya. Kamu bisa menggunakan pensil dengan bahan grafit, pensil warna, bolpoin, dan krayon. Setiap alat dan media tersebut memiliki karakter yang berbeda. Beberapa macam alat dan media gambar sebagai berikut.
1. Pensil
Pensil dibedakan menjadi dua jenis. Pertama, jenis pensil dengan tanda “H” memiliki tingkat kehitaman yang tipis. Kedua, jenis pensil dengan tanda “B” memiliki tingkat kehitaman yang tebal. Setiap jenis pensil memiliki nomor
tertentu yang menandakan tingkat ketebalan. Makin besar nomor pensil makin tipis atau tebal kehitamannya.
2. Pensil Warna
Pensil warna memiliki variasi warna yang cukup banyak. Pensil warna dapat menghasilkan warna yang lembut. Kamu bisa menggunakan pensil warna untuk mewarnai gambar dengan cara gradasi, yaitu pemberian warna dari arah yang gelap berlanjut ke arah yang lebih terang atau sebaliknya.
3. Krayon
Bentuk krayon ada dua jenis yaitu dalam bentuk pensil dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon ada yang berbahan lunak dan keras. Krayon dengan bahan lunak tidak banyak mengandung minyak sehingga dapat dibaurkan dengan menggunakan tangan. Kesan warna yang dihasilkan dari kedua jenis krayon ini dapat menimbulkan kesan lembut maupun cerah.
4. Bolpoin
Selain digunakan untuk menulis bolpoin juga dapat digunakan untuk menggambar. Gambar yang dihasilkan memiliki karakter yang kuat dan umumnya berupa arsiran.
5. Kertas Gambar
Menggambar sebenarnya tidak membutuhkan kertas khusus. Pada umumnya, kertas yang digunakan berwarna putih meskipun ada juga yang menggunakan kertas berwarna cokelat dan hitam. Kertas gambar juga memiliki tekstur yang berbeda. Ada kertas yang bertekstur halus dan kasar. Selain menggunakan kertas, menggambar juga dapat dilakukan dengan bahan tekstil seperti kain sutra, kain blacu, dan kain mori.

Demikian sedikit materi Seni Budaya Kelas 7 Kurikulum 2013 : Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda, semoga bermanfaat.

Related Posts:

Contoh Prota PAI SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 File Mic. Word

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/contoh-prota-pai-smp-kelas-7-kurikulum.html
Contoh Prota PAI SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 File Mic. Word. Prota disebut juga Program Tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh siswa. Penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa. 

Kompetensi Inti PAI SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 meliputi : 
  • Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 
  • Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 
  • Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait penomena dan kejadian yang tampak mata). 
  • Mencoba,mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret( menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.



Download File Disini

Demikian Contoh Prota PAI SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 File Mic. Word, semoga bermanfaat.

Tags : Prota PAI, Kelas VII, Kurikulum 2013, File Mic. Word

Related Posts:

Contoh Promes Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2016/2017 FIle MS. Word

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/contoh-promes-bahasa-indonesia-kelas-8.html

Contoh Promes Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2016/2017 FIle MS. WordPromes (Program Semester) adalah satuan waktu yang digunakan untuk penyelenggaraan program pendidikan.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong-royong), santun, percayadiri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, da nmembuat) dan rana habstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. 



Related Posts:

Kumpulan Rumus Hitung Cepat Matematika

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/kumpulan-rumus-hitung-cepat-matematika.html
Matematika adalah sebuah mata pelajaran yang tak pernah lepas dari rumus-rumus matematika, Dalam postingan kali ini sesuai dengan judul Kumpulan rumus hitung cepat  matematika yang bisa bapak/ibu guru pelajari cara hitung matematika dari berbagai rumus pastinya akan jauh lebih mudah dengan rumus cepat matematika, dan berikut contohnya : 
  • Rumus Kuadrat dua digit dengan awalan digit lima. Cara menghitungnya adalah dengan menambahkan bilangan 25 dengan satuan bilangan yang akan dikuadratkan. Kemudian kuadratkanlah satuan bilangan yang akan dikuadratkan tersebut. Lalu gabungkan (Khusus untuk angka satuan 1,2, dan 3 hasil kuadratnya harus dituliskan dengan 01, 04, dan 09)
Contohnya :
Berapa Kuadrat 56 = ?
25 + 6 (6 merupakan digit terakhir) = 31
Kuadrat 6 = 36
Hasil gabungan akhirnya adalah 3136

  • Rumus Kuadrat tiga digit dengan digit akhir lima. Firstly, kalikan angka sebelum angka lima dengan angka urutan selanjutnya dan kemudian tuliskan angka 25 di belakang dengan angka dari hasil pertama
Contohnya:
Berapa Kuadrat 225 = ?
Angka sebelum 5, yakni angka 22. Kemudian, angka setelah 22 yakni angka 23. Kemudian kita kalikan 22 x 23 = 506
Kemudian hasilnya kita tambahkan angka 25 di belakangnya, sehingga hasilnya adalah 50.625
  • Rumus kuadrat dua digit dengan digit terakhir satu. Ambil angka puluhan kemudian dikuadratkan (misalkan diperoleh C). Kemudian ambil kembali angka puluhan yang pertama (misalkan A), kemudian dapatkan 1 angka setelah angka puluhan tersebut (misalkan B). Lalu tambahkan A dan B, semisal diperoleh D. Akhirnya tambahkan C+D
Contohnya:
Berapa Kuadrat 31 = ?
Kuadrat 30 = 900 …. (C)
Angka setelah 30 (A), yakni 31 (B)
31 + 30 = 61 …. (D)
Jumlahkan C+D = 900 + 61 = 961

  • Rumus perkalian satu digit atau dua digit dengan 99. Mula-mula kurangi bilangan pertama dengan angka 1 terlebih dahulu kemudian kurangi bilangan 100 dengan bilangan tersebut. Hasil akhirnya tinggal digabungkan saja.
Contohnya :
Berapa 42 x 99 = ?
42 – 1 = 41
100 – 42 = 58
Hasilnya adalah 4158

  • Rumus perkalian dua digit dengan angka 11. Perhitungan ini seperti membalikkan telapak tangan. Mula-mula untuk bilangan pertama (selain 11), kita sisipkan dua digit tersebut, dengan 1 digit yang merupakan hasil penjumlahan kedua digit bilangan bersebut.
Contohnya:
Berapa 72 x 11 = ?
7 ? 2
7 + 2 = 9
Hasilnya adalah 792

  • Rumus perkalian dua digit dengan 101. Piece of pizza, yakni dengan cara tuliskan angkanya dua kali.
Contohnya adalah
Berapa 33 x 101 = ?
33ditulis 2 kali sehingga menjadi 3333

  • Rumus perkalian even number dengan 1,5 atau 2,5 atau 3,5 dan seterusnya. Kalikan bilangan pengalian dengan 2. Lalu bilangan pertama yang dikalikan dibagi dengan angka 2. Hasil akhirnya adalah perkalian dari bilangan pengalian dengan 2 dengan hasil dari bilangan yang dibagikan dengan angka 2.
Contoh 1 :
Berapa 32 x 2,5 = ?
2,5 x 2 = 5
32 : 2 = 16
Hasilnya adalah 5 x 16 = 80
Contoh 2 :
Berapa 20 x 7,5 = ?
7,5 x 2 = 15
20 : 2 = 10
Hasilnya adalah 15x 10 = 150
  • Rumus perkalian dua bilangan (dua digit) dengan nilai berselisih dua. Pertama-tama adalah kuadratkan bilangan di antaranya. Lalu hasilnya dikurangkan dengan 1
Contohnya:
Berapa 14 x 16 = ?
Kuadrat 15 = 225
Hasilnya adalah 225 – 1 = 224
  • Rumus perkalian dua bilangan dengan digit puluhan kedua bilangan yang bernilai sama dan jumlah digit kedua bilangan satuannya adalah 10
Mula mula kalikan bilangan puluhan dengan bilangan berikutnya , lalu kalikan masing-masing digit satuannya. Hasil akhirnya adalah penggabungan hasil dari bilangan puluhan yang di kalikan dengan bilangan satuan yang di kalikan.
Contohnya:
Berapa 38 x 32 = ?
3 x 4 = 12
8 x 2= 16
Hasilnya adalah 1216

Ternyata sangat mudahkan untuk mengerjakan perkalian dan kuadrat dengan rumus ini.

Demikianlah Kumpulan Rumus Hitung Cepat Matematika, semoga berguna dan bermanfaat.

Referensi : http://www.kurikulumnasional.net/2016/09/unduh-rumus-cepat-hitung-matematika.html

Related Posts:

Contoh RPP Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 File Microsoft Word

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/contoh-rpp-matematika-kelas-7-semester.html
Contoh RPP Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 File Microsoft Word. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran [RPP] adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Maka ringkasnya RPP adalah rencana operasional kegiatan pembelajaran setiap atau beberapa KD dalam setiap tatap muka di kelas. Lingkup RPP paling luas mencakup satu Komptensi Dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk satu kali pertemuan atau lebih.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran harus berupa kegiatan konkret setapak demi setapak yang dilakukan oleh guru di kelas dalam mendampingi peserta didik. Satu hal yang amat penting dalam penyusunan RPP adalah bahwa kegiatan pembelajaran harus diarahkan agar berfokus pada peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pendamping, fasilitator. Artinya, ketika guru memilih pendekatan, metode, materi, pengalaman belajar, interaksi belajar mengajar harus memungkinkan peserta didik berinteraksi dan aktif, sedang guru memfasilitasi dan mendampinginya.

Dalam postingan kali ini kami akan memberikan Contoh RPP Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013  revisi terbaru tahun 2016 dalam bentuk file microsoft word, dan berikut contohnya :

Keterangan:
Untuk download file ini tetap sama, silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

Baca juga untuk postingan selanjutnya Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013.

Related Posts:

Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.com/2016/10/promes-bahasa-indonesia-smp-kelas-vii.html
Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013. Promes (Program Semester) adalah satuan waktu yang digunakan untuk penyelenggaraan program pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan untuk penyelenggaraan program pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam semester itu ialah kegiatan tatap muka, pratikum, keraja lapangan, mid semester, ujian semester dan berbagai kegiatan lainya yang diberi penilaian keberhasilan. Satu semester terdiri dari 19 minggu kerja termasuk penyelenggaraan tatap muka, ujian tengah semester dan ujian semester.

Dalam postingan sebelumnya kami share tentang Prota Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013 dan untuk kali ini sesuai dengan judul Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013 dalam file microsoft word dan berikut contohnya :



Demikian contoh Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013, semoga berguna dan bermanfaat.

Related Posts:

Prota Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013

https://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.co.id/2016/10/prota-bahasa-indonesia-kelas-vii.htmlProta Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013. Prota (Program Tahunan). Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh siswa. Penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa.

Dalam postingan kali ini kami akan memberikan contoh Prota untuk pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013 revisi terbaru tahun 2016 dalam bentuk file microsoft word, dan berikut contohnya :

Keterangan:
Untuk download file ini tetap sama, silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

Baca juga untuk postingan selanjutnya Promes Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013.

Demikianlah Prota Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013 dalam bentuk file microsoft word, semoga bermanfaat.

Related Posts:

Silabus Matematika SMP Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013 File Ms Word

Pembelajaran K13. Dalam postingan kali ini masih tetap tentang silabus untuk SMP kurikulum 2013 terbaru, sesuai dengan judul postingan di blog ini dan  langsung saja lihat hasilnya :


Keterangan:

Untuk download file ini tetap sama, silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

<iframe src="https://onedrive.live.com/embed?cid=BE7B3E9D0F1F50FC&resid=BE7B3E9D0F1F50FC%21132&authkey=AG5eravHbUV7OVI&em=2" width="476" height="288" frameborder="0" scrolling="no"></iframe>

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.co.id/2016/08/silabus-matematika-smp-kelas-7-8-dan-9.html

Related Posts:

Silabus PKn Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013 Terbaru [File Ms Word]

Pembelajaran K13. Dalam postingan silabus yang sebelumnya kami share tentang Silabus PAI SMP Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013. Untuk postingan ini sesuai dengan judul yaitu Silabus PKn Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013 Terbaru [File Ms Word]. Berikut datanya yang bisa dilihat, bisa diunduh dan bisa juga dishare di blog anda:

Keterangan:
Untuk mendownload file ini silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

<iframe src="https://onedrive.live.com/embed?cid=BE7B3E9D0F1F50FC&resid=BE7B3E9D0F1F50FC%21130&authkey=AJycv0vGmRBoG7A&em=2" width="476" height="288" frameborder="0" scrolling="no"></iframe>
http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.co.id/

Demikianlah Silabus PKn Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013 Terbaru [File Ms Word], semoga bermanfaat. (طريق)

Related Posts:

Silabus PAI dan Budi Pekerti SMP Revisi update terbaru 2016 [File MS.Word]

Sabtu, 6 Agustus 2016. Dalam postingan ini kami share Silabus PAI SMP Kelas 7, 8 dan 9 Kurikulum 2013 dalam bentuk Microsoft Word yang bisa dilihat langsung sebelum di download. Karena banyak sekali postingan blog lain yang hanya menunjukkan langsung linknya saja, dan dengan postingan kami ini mungkin bermanaat.

Perlu diketahui bahwa kerangka dasar Kurikulum 2013 yaitu Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar menjadi rambu-rambu dan acuan dalam menyusun silabus dan RPP. Dalam menyusun format urutan Kompetensi dasar (KD), materi pokok, kegiatan pembelajaran, indikator dan seterusnya. 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan implementasi dari silabus sebagai program pengajaran. Silabus Kurikulum 2013 untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibuatkan oleh Tim Kemdikbud. Pada kurikulum 2013 penyusunan RPP masih menjadi kewajiban guru.

Di bawah ini sahabat-sahabat bisa mendownload Silabus PAI kelas 7, 8 dan 9 beserta contohnya untuk SMP kurikulum 2013.


Untuk mendownload file ini silahkan pilih menu yang berada di pojok bawah sebelah full screen, atau langsung Download Disini .

Free Embed Code :
<iframe src='https://onedrive.live.com/embed?cid=BE7B3E9D0F1F50FC&resid=BE7B3E9D0F1F50FC%21124&authkey=AGLGjI4XLHKEjOg&em=2' width='476px' height='288px' frameborder='0'>This is an embedded <a target='_blank' href='https://office.com'>Microsoft Office</a> document, powered by <a target='_blank' href='https://office.com/webapps'>Office Online</a>.</iframe>

http://pembelajaran--kurikulum2013.blogspot.co.id/2016/08/silabus-pai-dan-budi-pekerti-smp-revisi.html
Baca juga postingan berikutnya Silabus PKn SMP Kurikulum 2013

Demikianlah contoh Silabus PAI dan Budi Pekerti SMP Revisi update terbaru 2016 dalam file ms word, mudah-mudahan bermanfaat. (toriq)

Related Posts:

Perilaku Orang yang Cinta Ilmu Pengetahuan [PAI Kelas 7 semester 1]

http://lkssmpn.blogspot.co.id/2016/07/perilaku-orang-yang-cinta-ilmu.html
PAI Kelas 7 Semester 1. Sebelum menerapkan perilaku senang menuntut ilmu sebagai implementasi surah arRahman/55 ayat 33 dan surah al-Mujadalah/58 ayat 11, terlebih dahulu harus membiasakan membaca al-Qur’an setiap hari, baik yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan maupun yang lainya. 

Sikap dan perilaku terpuji yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan surah ar-Rahman/55 ayat 33 dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
  1. Senang membaca buku-buku pengetahuan sebagai bukti cinta ilmu pengetahuan.
  2. Selalu ingin mencari tahu tentang alam semesta, baik di langit maupun di bumi, dengan terus menelaahnya.
  3. Meyakini bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah Swt. untuk manusia. Oleh karena itu, manusia harus merasa haus untuk terus menggali ilmu pengetahuan.
  4. Rendah hati atas kesuksesan yang diraihya dan tidak merasa rendah diri dan malu terhadap kegagalan yang dialaminya.
Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan surah alMujadalah/58 ayat 11 dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berusaha untuk mendapatkan pengetahuan tersebut.
  2. Bersikap sopan saat belajar dan selalu menghargai dan menghormati guru.
  3. Senang mendatangi guru untuk meminta penjelasan tentang ilmu pengetahuan.
  4. Selalu menyeimbangkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya dengan keyakinan terhadap kekuasaan Allah Swt.
Untuk lebih mengingat dalil tentang kewajiban menuntut ilmu, kalian harus menghafal surah arRahman/55 ayat 33 dan surah al-Mujadalah/58 ayat 11 dengan baik dan benar. 

Sudahkah kalian memiliki perilaku seperti di atas? Apabila kalian belum memiliki, maka mulai saat ini cobalah banyak membaca, menghafal, belajar, dan berlatih.

Bacalah kisah menarik berikut ini!
“Ibnu Hajar (Si Anak Batu)”
Ada seorang ulama bernama Ibnu Hajar al-‘Asqalani. Pada mulanya, ia adalah seorang santri yang bodoh. Meskipun sudah lama belajar, dia belum juga paham. Akhirnya, Ibnu Hajar memutuskan untuk pulang. Dia pun mohon diri kepada kyainya supaya diperbolehkan pulang. Dengan berat hati sang kyai membolehkan Ibnu Hajar pulang, tetapi sambil berpesan agar Ibnu Hajar tidak berhenti belajar. Akhirnya Ibnu Hajar pulang ke rumah. Di tengah perjalanan, hujan turun dengan lebat. Dia
terpaksa berteduh dalam sebuah gua. Pada saat di gua, dia mendengar suara gemericik air, lalu dia mendatangi sumber suara tersebut. Ternyata, itu suara gemericik air yang menetes pada sebongkah batu yang sangat besar. 
Batu besar itu berlubang karena telah bertahun-tahun terkena tetesan air. Melihat batu yang berlubang tersebut, akhirnya Ibnu Hajar merenung. Dia berpikir, batu yang besar dan keras ini lama-lama berlubang hanya karena tetesan air. Kenapa aku kalah dengan batu? Padahal akal dan pikiranku tidak sekeras batu, itu artinya aku kurang lama dan tekun belajar.
Setelah berpikir, akhirnya Ibnu Hajar kembali lagi ke pondok untuk menemui sang kyai. Ia pun belajar lagi dengan penuh semangat. Usaha tersebut tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi orang alim, bahkan dapat mengarang beberapa kitab. Dari asal mula cerita batu di dalam gua, inilah kemudian beliau diberi sebutan Ibnu Hajar (Anak Batu).
(Sumber: 60 Biografi Ulama Salaf, Syaikh Ahmad Farid) 

Rangkuman Materi
1. Kandungan surah al-Rahman/55:33 meliputi: 
Manusia dan jin tidak akan mampu menembus penjuru langit dan bumi untuk mengetahui isinya kecuali atas kekuatan dari Allah Swt.;
Kekuatan dari Allah Swt. itu berupa akal yang harus dikembangkan dengan cara belajar;
Belajar itu wajib agar kita dapat menguasai dunia untuk kebaikan umat.
2. Kandungan surah al-Mujadalah/58:11 meliputi: 
Perintah untuk menuntut ilmu setinggi mungkin;
Perintah untuk selalu beriman kepada Allah Swt.;
Perintah untuk memuliakan orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan.
3. Etika dalam mencari ilmu antara lain:
Mencintai ilmu yang sedang dipelajari;
Menghormati orang yang memberikan ilmu (guru);
Tidak memotong pembicaran saat guru sedang menjelaskan;
Mendengarkan penjelasan guru dengan serius.
4. Syarat menuntut ilmu menurut Imam Syafi‘i adalah: 
Kecerdasan;
Sungguh-sungguh;
Sabar;
Biaya;
Petunjuk guru;
Waktu yang lama.

Related Posts:

Mari Belajar Surah ArRahman /55: 33 dan AlMujadalah /58: 11 [PAI Kelas 7 semester 1]

Tahukah kamu, siapakah yang punya ilmu itu? Allah Swt. yang memiliki ilmu. Allah disebut al-‘Alim artinya Maha Mengetahui (Maha Berilmu). Ilmu Allah Swt. sangat luas tanpa batas. Ada yang diberikan kepada kita sudah tertulis dan ada yang tidak tertulis. Yang tertulis adalah kitabullah dan yang tidak tertulis adalah alam semesta serta isinya.

Selain belajar tentang alam semesta, kita juga wajib mempelajari ilmu Allah Swt. yang tertulis, yaitu al-Qur’an. Al-Qur’an dapat dipelajari dengan cara membiasakan membaca tartil, mempelajari artinya, dan memahami kandungannya. Mari membaca al-Qur’an dengan tartil ayat-ayat berikut ini:

1. Membaca Surah Ar-Rahman/55: 33
Surah Ar-Rahman/55: 33






2. Membaca Surah Al-Mujadalah/58: 11
Surah Al-Mujadalah/58: 11









3. Menerapkan Hukum Bacaan Panjang/Mad
Supaya kalian dapat membaca ayat-ayat di atas dengan tartil, maka perlu memahami ilmu tajwid. Perhatikan ketentuan hukum bacaan mad berikut ini. 

Mad artinya bacaan panjang, yaitu membaca panjang pada huruf-huruf yang memiliki kriteria mad. Ada dua macam mad, yaitu Tho bi'i atau mad asli dan mad farí atau cabang-cabang mad. Bagian ini hanya akan membahas hukum mad Tho bi'i atau mad asli

Mad Tho bi'i  artinya bacaan panjang dua harakat atau dua ketukan. Bacaan mad yang dimaksud di sini adalah cara membaca huruf dengan memanjang karena ada hukum mad. Ketentuan hukum bacaan
mad sebagai berikut. 
  • Huruf alif ( ا ) atau fathah berdiri. Apabila ada huruf alif didahului tanda baca fathah, contoh: اِيَّاكَ
  • atau tanda fathah berdiri, contoh:  مَلِكِ, maka tanda baca fathah tersebut dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Huruf wau ( و ). Apabila ada huruf wau sukun sebelumnya bertanda baca «omah, contoh: اْلمَغْضُوْبِ , maka tanda baca «omah tersebut dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Huruf ya ( ي ). Apabila ada huruf ya sukun dan didahului tanda baca kasrah, contoh: اَلَّذِيْنَ, maka kasrah tadi dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Perhatikan contoh bacaan mad pada skema berikut ini!

4. Mengartikan
a. Mengartikan Surah Ar-Rahm±n/55: 33
1) Arti mufradat (kosa kata/kalimat) 


2) Terjemahan ayat:
“Wahai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah Swt.)”. (Surah ar-Rahman /55: 33) 

b. Mengartikan Surah Al-Mujadalah /58: 11
1) Arti mufradat (kosa kata/kalimat) 


2) Terjemahan ayat:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah. Niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Swt. Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Mujadalah/58: 11)

Related Posts:

Mari Memahami Al-Qur’an Kandungan Surah Ar-Rahman /55: 33 serta Hadis Terkait [PAI Kelas 7 semester 1]

1. Kandungan Surah Ar-Rahman /55: 33 serta Hadis Terkait.
Isi kandungan surah ar-Rahman/55: 33 sangat cocok untuk kalian pelajari karena ayat ini menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat manusia. Dengan ilmu pengetahuan, manusia dapat mengetahui benda-benda langit. Dengan ilmu pengetahuan, manusia dapat menjelajahi angkasa raya. Dengan ilmu pengetahuan, manusia mampu menembus sekat-sekat yang selama ini belum terkuak. Hebat, bukan?

Manusia diberi potensi oleh Allah Swt. berupa 
akal. Akal ini harus terus diasah, diberdayakan dengan cara belajar dan berkarya. Dengan belajar, manusia bisa mendapatkan ilmu dan wawasan yang baru. Dengan ilmu, manusia dapat berkarya untuk kehidupan yang lebih baik. 

Nabi Muhammad saw. bersabda:


“Dari Anas ibn Malik r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Menuntut ilmu itu adalah kewajiban bagi setiap orang Islam”. (H.R. Ibn Majah)


Tentang pentingnya menuntut ilmu, Imam Syafi‘i dalam kitab Diwan juga menegaskan:

“Barang siapa yang menghendaki dunia, maka harus dengan ilmu. Barang siapa yang menghendaki akhirat maka harus dengan ilmu.”

Nasihat Imam Syafi‘i tersebut mengisyaratkan bahwa kemudahan dan kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat dapat dicapai oleh manusia melalui ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak akan mudah diperoleh, kecuali dengan beberapa cara dan strategi yang harus dilalui. Dalam hal ini Imam Syafi‘i dalam kitab Diwan menegaskan:
“Saudaraku, engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali setelah memenuhi enam syarat, yaitu: kecerdasan, kemauan yang kuat, kesungguhan, perbekalan yang cukup, dan kedekatan dengan guru dalam waktu yang lama.”
Ungkapan Imam Syafi‘i di atas penting diketahui oleh orang-orang yang sedang asyik menuntut ilmu. Cara ini perlu dilakukan agar berhasil. Perlu adanya semangat juang, harus dekat, akrab, dan hormat kepada guru agar ilmunya berkah. Mencari ilmu juga perlu waktu yang lama. 

2. Kandungan Surah Al-Mujadalah/58: 11 serta Hadis Terkait
Surah al-Mujadalah/58 ayat 11 menjelaskan keutamaan orang-orang beriman dan berilmu pengetahuan. Kalau surah ar-Rahman/55 ayat 33 menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan, maka ayat ini menegaskan bahwa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt.
Mengapa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya? Sudah tentu, orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan luas akan dihormati oleh orang lain, diberi kepercayaan untuk mengendalikan atau mengelola apa saja yang terjadi dalam kehidupan ini. Ini artinya tingkatan orang yang beriman dan berilmu lebih tinggi di banding orang yang tidak berilmu. 
Akan tetapi perlu diingat bahwa orang yang beriman, tetapi tidak berilmu, dia akan lemah. Oleh karena itu, keimanan sese orang yang tidak didasari atas ilmu pengetahuan tidak akan kuat. Begitu juga sebaliknya, orang yang berilmu, tetapi tidak beriman, ia akan tersesat. Karena ilmu yang dimiliki bisa jadi tidak untuk kebaikan sesama.

Related Posts:

Renungan Ayat Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu


Allah Swt. berfirman:

يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ إِنِ ٱسۡتَطَعۡتُمۡ أَن تَنفُذُواْ مِنۡ أَقۡطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ فَٱنفُذُواْۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلۡطَٰنٖ ٣٣  

“Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah Swt.)”.(Surah ar-Rahman / 55: 33)
Dahulu tidak terbayang bahwa manusia bisa sampai ke bulan. Namun, pada masa sekarang berita manusia pergi ke bulan sudah biasa kita dengar.
Pernahkah kalian membaca sejarah tentang Colombus, seorang yang pernah mengarungi bumi ini, lalu membuat kesimpulan bahwa bumi ini bulat?

Bila dikaitkan dengan firman Allah Swt. di atas, kamu tidak akan mampu menembus langit dan bumi, kecuali dengan kekuatan dari Allah Swt.

Kekuatan dan kelebihan apa yang dimaksud dalam firman Allah Swt. tersebut? Tentu kekuatan yang dapat menembus langit dan bumi adalah kekuatan akal. Akal berfungsi untuk mengkaji dan menemukan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat menciptakan peralatan yang canggih. Akhirnya, manusia dengan ilmu pengetahuan dan karyanya dapat menembus penjuru langit dan bumi. Bukankah dengan ilmu pengetahuan semua menjadi mudah? Buktikan.

Related Posts:

Hasil Revisi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran,Penilaian Dan Kriteria Ketuntasan

Dalam organisasi kompetensi pembelajaran kurikuum 2013 Mata pelajaran adalah unit organisasi terkecil dari Kompetensi Dasar. Untuk kurikulum SMP/MTs, organisasi Kompetensi Dasar dilakukan dengan cara mempertimbangkan kesinambungan antar kelas dan keharmonisan antarmata pelajaran yang diikat dengan Kompetensi Inti. Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran sehingga menjadi lebih sederhana karena jumlah mata pelajaran dan jumlah materi berkurang. Revisi Kurikulum 2013 telah usai, beberapa point penting dalam revisi kurikulum 2013 yang sudah diimplementasikan pada tahun 2016 ini secara signifikan perlu kita perhatikan beberapa revisi Kurikulum 2013 setelah pengehentian sementara dan kini k13 secara bertahap akan diterapkan secara Nasional dalam istilah Kurikulum Nasional atau Kurikulum 2013 yang dilaksanakan secara nasional.

Sistem Penilaian dalam Kurikulum 2013 akan mengalami perubahan kembali, dari sistem satuan (1 - 4) dikembalikan menjadi puluhan (0 - 100) seperti pada sistem sebelumnya. Ini disebabkan karena banyaknya aduan dari Orang Tua Wali murid yang sulit mengerti dengan sistem Penilaian yang dilakukan seperti di Perguruan Tinggi.

Beberapa Perubahan Penilaian dalam K13 yang akan diterapkan dalam tahun ini antara lain :
Penilaian Sikap
Ketuntasan Belajar
Mekanisme dan Prosedur
Pengolahan
Laporan Hasil Belajar

Konsep Penilaian dan Tujuan Penilaian 
Formatif(membentuk karakter dan perilaku, menjadikan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat); diagnostik(melihat perkembangan peserta didik dan feedback-koreksi pembelajaran), dan mengukur achievement/capaian agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran. Ranah yang dinilai:
Pengetahuan
Keterampilan dan
Sikap dan perilaku (attitude and behavior pembiasaan dan pembudayaan)

Hasil Revisi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran,Penilaian Dan Kriteria Ketuntasan. Proses penilaian: lebih sederhana, terjangkau untuk dilakukan, tidak menjadi beban bagi guru/siswa, tetapi tetap mengutamakan prinsip dan kaidah penilaian

Penilaian yang dilakukan tidak hanya penilaian atas pembelajaran (assessment of learning), melainkan juga penilaian untuk pembelajaran (assessmet for learning) dan penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Penilaian Untuk, Sebagai dan Atas Pembelajaran
Pengertian Penilaian Autentik
Penilaian Autentik adalah bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap, menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran dalam melakukan tugas pada situasi yang sesungguhnya

Tujuan Penilaian Authentic:Menjadikan siswa pembelajar yang berhasil menguasai pengetahuan
Melatih ketrampilan siswa menggunakan pengetahuannya dalam konteks kehidupannya
Memberi kesempatan siswa menyelesaikan masalah nyata
Prinsip Penilaian
Mendorong siswa berpikir krirtis dan menerapkan pengetahuan
Mengukur capaian kompetensi siswa
Penilaian berdasar kriteria (criterion-referenced)
Berkelanjutan, untuk perbaikan dan peningkatan
Analisa untuk tindak lanjut pembelajaran
Sesuai pengalaman belajar siswa
Prinsip Khusus Penilaian Authentic
Materi penilaian dikembangkan dari kurikulum.
Bersifat lintas muatan atau mata pelajaran.
Berkaitan dengan kemampuan peserta didik.
Berbasis kinerja peserta didik.
Memotivasi belajar peserta didik.
Menekankan pada kegiatan dan pengalaman belajar peserta didik.
Memberi kebebasan peserta didik untuk mengkonstruksi responnya.
Menekankan keterpaduan sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Mengembangkan kemampuan berpikir divergen.
Menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran.
Menghendaki balikan yang segera dan terus menerus.
Menekankan konteks yang mencerminkan dunia nyata.
Terkait dengan dunia kerja.
Menggunakan data yang diperoleh langsung dari dunia nyata.
Menggunakan berbagai cara dan instrumen.

Tujuan Penilaian 
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik bertujuan untuk:
Formatif (membentuk karakter dan perilaku, menjadikan pembelajar sepanjang hayat – to drive learning, terampil),
Diagnostik (melihat perkembangan siswa dan feedback-koreksi pembelajaran), serta
Achievement (mengukur capaian agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran

Prinsip-prinsip Penilaian :
  1. Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dilakukan terhadap penguasaan tingkat kompetensi sebagai capaian pembelajaran. Jadi bukan KOMPETISI
  2. Penilaian kompetensi merupakan penilaian DISKRIT bukan KONTINU
  3. Penilaian DISKRIT pada skala 0 – 100
  4. Penilaian dalam bentuk deskripsi dengan klasisfikasi: tidak/atau kurang kompeten, cukup kompeten, kompeten, sangat kompeten

Kriteria Ketuntasan :
Penilaian berdasarkan Acuan Kriteria: penilaian kemajuan peserta didik dibandingkan dengan kriteria capaian kompetensi yang ditetapkan.
Ketuntasan kompetensi sikap dalam bentuk deskripsi minimal Baik.
Skor rerata untuk ketuntasan kompetensi pengetahuan ditetapkan minimal 60.
Capaian optimum untuk ketuntasan kompetensi keterampilan ditetapkan minimal 60.
Sekolah dapat menentukan batas ketuntasan diatas standar dengan mempertimbangkan aspek-aspek tertentu sesuai dengan karakteristik dan potensi sekolah
Nilai pengetahuan dan keterampilan menggunakan angka 0 - 100. (tanpa dilengkapi dengan predikat D-A )

Penyempurnaan pada Penilaian Kelas
Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan observasi yang dituangkan dalam catatan guru mata pelajaran, guru bimbingan konseling (BK), dan wali kelas yang berupa catatan anekdot (anecdotal record), catatan kejadian tertentu (incidental record), dan informasi lain yang valid dan relevan.

Dalam pelaksanaan penilaian sikap diasumsikan setiap peserta didik memiliki perilaku yang baik, sehingga jika tidak dijumpai perilaku yang sangat baik atau kurang baik maka nilai sikap peserta didik tersebut dianggap sesuai dengan indikator yang diharapkan.

Penilaian diri dan penilaian antar teman dapat dilakukan dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter siswa, sehingga hasilnya dapat dijadikan sebagai salah satu alat konfirmasi dari hasil penilaian sikap oleh pendidik.

Penilaian Sikap
Penilaian Sikap adalah penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran, di dalam kelas, dan di luar kelas untuk menumbuhkembangkan sikap, perilaku dan karakter setiap peserta didik.

Penilaian sikap Spiritual dilakukan dalam rangka membentuk sikap siswa agar mampu menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

Penilaian sikap Sosial dilakukan utk membentuk sikap sosial siswa yang mampu menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan lingkungan alam dimana mereka berada

Alur Penilaian Sikap
Langkah-langkah membuat rekapitulasi penilaian kompetensi sikap selama satu semester: Guru MP, wali kls, dan BK melakukan penilaian sikap selama pembelajaran melalui pengamatan dengan mencatat setiap kejadian yang menonjol, Catatan hasil pengamatan sikap yang dilakukan oleh guru MP , wali kls, dan BK serta hasil catatan penilaian diri dan antar teman dikelompokkan ke dalam kompetensi sikap spiritual dan kompetensi, Sikap sosial, Buat deskripsi pada kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial yang sesuai dengan pencapaian peserta didik berdasarkan catatan observasi, Deskripsi pada kompetensi sikap ditulis dengan kalimat positif berdasarkan kumpulan hasil observasi (catatan) aspek yang menonjol, Deskripsi kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial yang belum mencapai kriteria (indikator) dideskripsikan sebagai aspek yang perlu pembimbingan, Deskripsi sikap setiap siswa oleh guru MP diserahkan ke wali kelas, Wali kelas mengolah deskripsi setiap siswa asuhnya untuk menjadi deskripsi sikap akhir, Wali kelas menulis deskripsi sikap setiap siswa pada rapor.

Related Posts: